Grafik Kehidupan
Perjalanan prima, menuju masa depan
Melewati deret angka, untuk kemajuan
Barisan persaingan, membuat himpunan
Menciptakan, bangun ruang yang baru
Satuan detik bergerak, di bilangan jam
Perubahan frekuensi, dari zaman ke zaman
Kecepatan, penyesuaian teknologi masa depan
Kepentingan relasi, dalam tingkatan sosialisasi
Eliminasi elemen ilmu, pada tingkat tinggi
Probabilitas karya, dalam membuat penciptaan
Tidak ada nama, pengurangan dalam konstanta
Ilmu ilmiah, dan teknologi di garis sejajar
Pasang surut, pada problematika kehidupan
Naik turun di jalan yang luas, dan berliku
Pemetaan di layar, menentukan sudut dunia
Semua siap, menyambut kordinat yang baru.
Jambi, 9 Mei 2022
Anak Panah Aksara Bangsa
Barisan pemuda-pemudi, pagar revolusi
Lidah pergerakan, dan penegak mimbar orasi
Jiwa Pancasila mendarah, dan teguh pada Tuhan
Tidak takut! Membela penegakan keadilan!
Suara pemberontakan! Dari perwakilan rakyat!
Kejujuran disisihkan! Dan dikucilkan!
Politik sadis! Dari kelompok apatis!
Sang pemberani pembela, dipenjarakan!
Ada ancaman, dan kolusi untuk bungkam!
Diskriminatif hukuman, dan perbuatan tercela dibiarkan
Pembajak tanah tidak beradab, menggusur tanah airku
Alam menangis, menjerit, dan meminta pertolongan.
Sorak Peluru mengincar, untuk menyentuh tubuh baja.
Tetesan keringat, dan darah pengorbanan persatuan.
Putra-putri pertiwi, berjuang bermusyawarah tanpa henti.
Mempertanyakan sumpah? Untuk kesejahteraan bangsa!
Jambi, 14 Juli 2022
Hikayat Merdeka Pada Bhinneka
Batas-batas, dan hak di nusantara
Jalan raya, dan tembok berbunga tertata
Saling mengenggam, tanpa perampasan
Daratan, dan pelayaran tersenyum segan
Bencana datang! Mengancam anak pertiwi
Banyak problematika, ke arah sentralisasi
Banyak ketakutan di antara hidup, dan mati
Setiap orang kembali, ke pangkuan ilahi
Kita saling menumpu, dan bersandar
Melangkah tanpa goyah, dalam satu nafas
Abolisi, untuk pembajak tanah tanpa hati!
Kita terancam terbelah, dan terasah diskriminasi.
Lumpuh, dan buta pada kesenjangan keadilan
Ketegasan yang diharapkan, pada penjajahan
Merdeka dalam kata? Atau dalam kebebasan?
Bersama doa, dan pengibaran untuk kesejahteraan.
Jambi, 16 Oktober 2022*
*)DISE DALUSARI, berusia 23 Tahun. Penulis yang berasal dari Kabupaten Bungo, Jambi. Puisi yang berjudul “Anak Panah Aksara Bangsa” berhasil terpilih untuk terbit di Halaman Perpustakaan Kota Jambi 2022, dan Selected Writer of The International Poetry Writing Competition (LCP8) Organized by CV EMN Media with poetry title Grafik Kehidupan 2022. Karyanya yang berjudul "Hikayat Merdeka Pada Bhinneka” terpilih untuk diterbitkan di Harian Jambi Ekspres edisi 29 Oktober 2022. Jejak bisa ditemukan di akun Instagram @disedalu

0 Komentar