Puisi Sultan Musa

 


Aku, Kau dan Ombak


o, deburan ombak

menandak-nandak kegirangan

segemerlap sudut langit menyapa

meraungkan biru kepingan bahagia


Sarat bertepas gelap merajai, 

meski aku dan kau

kelewat rapuh menepuk

tak beriringan mengikuti sabda ombak,

tak mengapa...

aku dan kau terhuyung-huyung bahagia,

karena telah bertukar cerita

dan menemukan secawan diri kembali.


2021



Bertaut Deburan Ombak


Serupa ombak,

kita memeluk kerinduan


Serupa menggulung,

kita membasuh kenangan


Sampai akhirnya bertemu bait sela lautan

untuk siap berkelana kembali.


2021



*)SULTAN MUSA berasal dari Samarinda, Kalimantan Timur. Tulisannya tersiar di berbagai platform media daring & luring. Karya-karyanya masuk dalam beberapa antologi bersama penyair Nasional &  Internasional. Karya tunggalnya bertajuk, TITIK  KOMA (2021) masuk nominasi Buku Puisi Unggulan versi Penghargaan Sastra dari Kantor Bahasa Provinsi Kalimantan Timur (2021). Adapun IG: @sultanmusa97

Posting Komentar

0 Komentar